• Hidrologi
  

 No Hidrologi Keterangan
1 Suhu

Suhu air sekitar 28 C. Tidak menunjukan adanya perbedaan tropiculture yang nyata dan masih berada pada batas normal bagi kehidupan biota perairan.

2

Kekeruhan (Turbidity)

Kekeruhan disebabkan oleh adanya padatan tersuspensi, erosi tanah , jasad renik (plankton dan mikroorganisme lainnya), seresah-seresah yang masuk ke sungai dan buangan masyarakat sekitar sungai.

Kekeruhan air: 8,78 NTU – 21,30 NTU. Konsentrasi kekeruhan umumnya berada dibawah ambang batas baku mutu lingkungan (25 NTU), kecuali kekeruhan di stasiun F (80,01 NTU). Hali ini terjadi karena lokasi merupakan muara sungai.
Tidak ada perbedaan nilai kekeruhan yang berarti antara lokasi-lokasi yang telah dilakukan penebangan ( sekitar sungai Bumbun ) dengan lokasi-lokasi yang belum dilakukan penebangan.

3

Padatan Terlarut Total (TDS)

Padatan Terlarut Total atau Total Disolved Solid (TDS) di seluruh stasiun pengamatan berkisar 5.350 mg/I-11.00 mg/I. Kandungan paling tinggi terdapat dibagian muara Desa Tanjung Beringin. Kisaran nilai TDS tersebut masih berada dibawah ambang batas baku mutu.

Perbedaan penutupan vegetasi antara lokasi yang telah dilakukan penebangan dengan lokasi yang belum dilakukan penebangan tidak menunjukan perbedaan nilai TDS yang nyata atau dengan kata lain perbedaan penutupan vegetasi tidak menunjukan hubungan korelasi positif dengan nilai TDS. Tetapi nilai TDS yang paling tinggi tetap berada dibagian muara.

4 Seng

Total kandungan seng (Zn) dalam perairan umumnya berkisar 0,005 mg/I – 0,30 mg/I (Boya, 1979). Konsentrasi Zn yang terukur di seluruh stasiun pengamatan berkisar 0-0,2 mg/I. Zn biasanya ditemukan dalam kandungan pupuk

hidrologi

 

 

No Comments

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.